Pesta Seks Selama 4 Hari Terbongkar

Holifak – Dugaan adanya pesta seks yang melibatkan anak – anak dibawah umur di daerah Aceh. Anak yang dilibatkan dalam prostitusi atau pesta seks ini sebanyak enam orang anak dan remaja. Dan mereka melakukan pesta seks tersebut di sebuah rumah kosong

Kasus ini terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan dan pengembangan dari kasus yang terjadi awal September 2020 lalu. Dalam kasus tersebut ternyata, dua dari tiga perempuan dalam kasus itu terkoneksi dengan prostitusi.

Tiga tersangka yang ditangkap oleh polisi, masing-masing, seorang wanita yang berperan sebagai muncikari berinisial RR, dan dua pria pengguna jasa berinisal I warga pidie dan D warga Banda Aceh. Dalam jumpa pers yang digelar Polres Pidie, disebutkan, praktek prostitusi yang melibatkan korban anak di bawah umur diduga sudah berlangsung Juli hingga September 2020.

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian mengatakan, para tersangka ditangkap di lokasi terpisah pada 13 dan 14 oktober 2020. Penangkapan dua tersangka hasil pengembangan kasus yang melibatkan tiga tersangka sebelumnya yang kini masih ditangani polisi.

“Ini kasus yang kita kembangkan dari kasus sebelumnya, dan kita sudah tangkap tiga tersangka dari lokasi yang berbeda, korban dari tindakan mereka ini menerima bayaran Rp 200.000 hingga Rp 500.000,” jelas Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian, melalui sambungan Telpon.

Dihadapan polisi, RR sang mucikari mengaku sudah berkali kali menolak menjadi penghubung. Namun akhirnya ia melakukannya dengan alasan tergiur bayaran. RR mengaku sudah mendapatkan bayaran Rp 150.000 selama tiga kali menjadi penghubung.

Polisi menyebut, pihaknya masih memburu seorang pelaku lainnya yang masih buron, berinisial im masih dalam pengejaran. Kini ketiga tersangka dibawa dan diamankan ke satuan reskrim polres pidie guna penyidikan lanjut.

Ketiga tersangka dijerat pasal 2 UU No 2 tahun 2007 tentang pemberantasan perdagangan orang juncto pasal 76f juncto pasal 81 juncto pasal 82 juncto pasal 83 UU No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara,” ujar Kapolres.

Baca Juga :

  1. Orang – Orang Terkaya Dari Bisnis Judi

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *